Di tengahnya lautan alternatif broker forex yang siap lewat terapan trading Anda, pilih partner yang pas yaitu ketetapan sangat penting. Keamanan dana serta lingkungan trading yang adil merupakan dasar mutlak. Pada beragam tubuh aturan global, ada satu nama yang kerap disebut yaitu pucuk standard keamanan serta reliabilitas: National Futures Association (NFA) Amerika Serikat. Meski akses langsung ke broker forex peraturan NFA mungkin terbatas buat trader di luar AS, menyadari standard mereka memberinya barometer memiliki nilai dalam menilainya integritas broker pada umumnya.
Artikel berikut bakal kupas habis apa itu NFA, kenapa kebijakannya dipandang sebagai satu diantara yang terketat di dunia, serta apa aplikasinya untuk Anda selaku trader forex, juga bila Anda ada pada Indonesia.
Apa Itu NFA serta Peranannya di Pasar AS?
National Futures Association (NFA) merupakan organisasi swaregulasi (self-regulatory organization - SRO) berdiri sendiri buat industri derivatif AS, terhitung futures, pilihan, swap, dan forex pengecer. Bekerja di bawah pemantauan Commodity Futures Trading Commission (CFTC), lembaga pemerintahan federasi AS, NFA punya instruksi buat perlindungan investor dan jaga kredibilitas pasar.
Seluruh perusahaan atau personal yang ingin menjajakan pelayanan trading futures atau forex pengecer terhadap masyarakat AS wajib tercatat jadi Anggota NFA dan runduk pada peraturan dan pemantauannya yang keat. Rekam jejak NFA dibikin di atas penegakan peraturan yang berani, audit periodik, dan sangsi berat buat pelanggar. Ini kenapa broker forex peraturan NFA kerap dipandang ada di liga khusus dalam soal kepatuhan.
Kenapa Peraturan NFA Dipandang 'Standar Emas'?
Keteguhan NFA tercermin dalam sekelompok peraturan pelindungan investor yang menyeluruh, jauh melebihi standard di beberapa yurisdiksi lain.
Kriteria Modal yang Amat Tinggi: Ini salah satunya pemisah penting. Broker forex pengecer yang mau bekerja di AS serta jadi anggota NFA mesti mempunyai dan menjaga modal bersih minimum US$20 juta. Angka ini jauh makin tinggi ketimbang prasyarat di kebanyakan negara lain. Arahnya yaitu untuk pastikan broker punyai bantalan keuangan yang paling kuat guna mencegah pergolakan pasar dan membuat perlindungan dana client.
Segregasi Dana Client yang Ketat: Persis seperti regulator Tier-1 yang lain, NFA memandang perlu broker untuk simpan seluruh dana client di rekening bank yang terpisahkan semuanya dari dana operasional perusahaan. Peraturan ini ditegakkan {} begitu ketat lewat audit teratur.
Standard Tingkah laku Usaha yang Tinggi: NFA miliki ketentuan detil berkaitan praktek marketing yang adil, transparan penuh terkait ongkos serta resiko, kewajiban untuk berikan eksekusi terunggul (best execution), serta larangan keras kepada praktek penipuan atau manipulatif.
Limitasi Leverage yang Ketat: Buat perlindungan trader pengecer dari efek negatif terlalu berlebih, NFA batasi leverage optimal yang bisa dijajakan: 50:1 guna pasangan mata uang mayor dan 20:1 untuk pasangan minor. Ini semakin rendah ketimbang leverage 1:500 atau bahkan juga 1:1000 yang kerap dijajakan broker di yurisdiksi lain.
Ketentuan FIFO (First-In, First-Out): Broker NFA mesti tutup posisi trading client di pasangan mata uang yang masih sama berdasar posisi waktu pembukaan (posisi yang dibuka pertama mesti ditutup pertama).
Larangan Hedging: Trader di broker NFA tidak dikenankan guna buka posisi membeli serta jual bersamaan di pasangan mata uang yang mirip dalam satu akun (hedging). Peraturan ini punya tujuan buat menahan trader dari bayar spread kedua kalinya tanpa argumen ekonomis yang pasti.
Proses Penuntasan Perselisihan: NFA menyiapkan prosedur arbitrase yang efisien dan adil buat merampungkan perselisihan di antara client dan broker anggotanya.
Faedah (Kendati Tidak Langsung) buat Trader Indonesia
Pertanyaan logikanya yaitu: apa kaitannya broker Forex Broker Indonesia kebijakan NFA buat saya jadi trader di Indonesia? Akses langsung ke broker NFA memang kebanyakan cuman terbatas guna warga AS. Akan tetapi, mengenali standard NFA masih memberinya kegunaan:
Tanda Integritas Induk Perusahaan: Banyak broker internasional besar mempunyai substansi terpisahkan yang teregulasi NFA guna layani pasar AS. Realitas jika induk perusahaan atau satu diantara cabangnya dapat penuhi standard NFA yang tinggi sekali bisa jadi sinyal positif terkait kestabilan keuangan dan tanggung jawab kepada kepatuhan keseluruhannya, kendati Anda mungkin trading lewat cabang yang diregulasi di yurisdiksi tidak serupa (contohnya, CySEC, ASIC, FCA, atau bahkan juga offshore).
Tolok Ukur Perbedaan: Anda dapat gunakan standard NFA (khususnya syarat modal dan segregasi dana) jadi barometer waktu membanding-bandingkan broker dari yurisdiksi lain. Apa broker alternatif Anda miliki modal yang lumayan kuat? Apa ketentuan segregasi dananya terang?
Alasan Krusial untuk Trader Indonesia
Begitu penting buat mengerti batas berikut ini:
Anda Tak Dijaga Langsung oleh NFA: Bila Anda yaitu trader Indonesia serta trading lewat cabang internasional sebuah broker (semisalnya, yang teregulasi di Siprus atau Australia), Anda tak dijaga oleh peraturan atau proses ganti rugi NFA. Pelindungan Anda runduk pada regulator di mana cabang itu tercatat.
Peraturan Leverage, FIFO, Hedging Mungkin Tidak Berlaku: Batas leverage ketat, ketentuan FIFO, serta larangan hedging yang diimplementasikan NFA umumnya tidak berlaku buat konsumen internasional yang trading lewat cabang di luar AS. Broker kerap kali menjajakan leverage semakin lebih tinggi pada konsumen non-AS.
Focus di Aturan Lokal (BAPPEBTI) serta Internasional Yang lain: Untuk trader Indonesia, tujuan utama teruslah pilih broker yang punya ijin BAPPEBTI buat pelindungan hukum lokal. Bila pilih broker internasional, konsentrasilah di regulator Tier-1 lain seperti ASIC (Australia) atau FCA (Inggris) yang miliki standard tinggi, biarpun mungkin tidak seketat NFA pada sejumlah faktor (seperti modal minimal).
Langkah Mengonfirmasi Keanggotaan NFA: Alat BASIC
Bila Anda ingin periksa apa sebuah broker (atau induk perusahaannya) memang tercatat di NFA, pakai alat sah mereka:
Datangi website NFA: www.nfa.futures.org.
Mencari prosedur konfirmasi online mereka yang dimaksud BASIC (Latar belakang Affiliation Status Information Center).
Tambahkan nama perusahaan atau NFA ID mereka (bila Anda mengertinya).
Check posisi keanggotaan serta kisah perbuatan disipliner (kalau ada). Pastikan statusnya "Approved" atau "Pendaftaraned".
Rangkuman: NFA jadi Pucuk Piramida Kebijakan
Selanjutnya, broker forex kebijakan NFA wakili pucuk piramida dalam soal standard keamanan serta kepatuhan di industri forex retail. Meski akses langsung terbatas untuk trader non-AS, mengerti standard ketat yang mereka aplikasikan memberi sudut pandang mempunyai nilai.
Buat trader Indonesia, target utama masih pada aturan BAPPEBTI untuk pelindungan lokal. Tapi, waktu memperhitungkan broker internasional, mengenali apa induk perusahaan mereka miliki lisensi NFA dapat menjadi satu diantara variabel (meski bukan salah satu) dalam menilainya reliabilitas serta prinsip waktu panjang mereka pada praktek usaha yang benar. Terus kerjakan analisa dalam serta tes mandiri sebelumnya mempercayai modal Anda.
|
|